MENJADI PEMENANG
Oleh: Bpk Gembala.
“…. Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit.
Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke
tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang
ketiga." (Luk. 24:5-7).
Kristus diserahkan kepada orang berdosa demi
penyelesaian persoalan manusia pada hari Jumaat. Dan hari Sabtu menurut
kalender Kristen merupakan hari Sabat bagi orang Yahudi. Sedangkan hari Minggu
menurut kalender orang Kristen merupakan hari pertama setelah Sabat menurut
kalender Yahudi, yang ketika itu jatuh sebagai hari raya paskah orang Yahudi
(peringatan kisah paskah yang merupakan tulah ke sepuluh di Mesir).
Suasana hari Sabat dan hari Sabtu itu sangat
mencekam dan sangat tegang, sebab baru saja terjadi suatu peristiwa yang sangat
sadis dan menghebohkan ketika seorang yang tidak kedapatan sedikitpun kesalahan
telah dijadikan “tersangka”. Kemudian tersangkah tersebut divonis hukuman mati,
dan penderitaan dan kematian-Nya sangat mengerihkan, yaitu mencucurkan darah
dengan robekan tubuh di seluruh tubuh-Nya. Secara khusus, para murid mengalami
ketakutan dan goncangan secara psikologi yang luar biasa, sebab orang yang
dijunjung dan menjadi sosok sebagai rabi
yang luar biasa itu ditangkap dan dibunuh dengan sangat menakutkan. Karena itu,
para murid itu sembunyi dan tinggal di dalam sebuah rumah. Tetapi kelompok para
mahkamah agama dan para serdadu Romawi yang merupakan tangan panjang Setan itu
sangat senang dan bersorak-sorai, karena orang yang mengganggu mereka telah
mati.
Situasi yang dirasakan baik oleh para Murid
Tuhan Yesus maupun oleh para tangan panjang Setan serta banyak orang yang
menyaksikan itu wajar dan lumrah, sebab menurut hukum manusia bahwa orang yang
mati tidak mungkin bangkit atau hidup kembali. Dan hal itu peristiwa biasa.
Namun ada sebuah kabar pada hari pertama menurut Kalender orang Yahudi yang merupakan hari Minggu bagi orang Kristen, yang kebetulan jatuh tempo hari Paskah, bahwa kubur Yesus itu kosong. Kabar tersebut menjadi heboh kedua setelah peristiwa heboh tentang kematian itu, dan tidak hanya heboh melainkan menjadi peristiwa LUAR BIASA, sebab bertentangan dengan hukum manusia. Peristiwa LUAR BIASA bukan hanya kubur kosong, melainkan juga karena IA BANGKIT. Peristiwa agung dan fakta itu dipandang dengan penuh kecemasan oleh tangan panjang Setan, tetapi dengan penuh pertanyaan dan kebingungan oleh para Murid Tuhan Yesus. Oleh karena itu, para murid berusaha memastikan peristiwa dan fakta agung itu, sedangkan para mahkamah agama dan serdadu Romawi berusaha menghingkan fakta tersebut dengan berbagai usaha. Namun fakta itu bukan dikerjakan oleh manusia, tetapi oleh Allah untuk menunjukkan bahwa Kristus adalah Allah dan menunjukkan kemenangan-Nya atas kuasa maut melalui kebangkitan-Nya. Dan peristiwa agung itu terjadi sesuai Kitab Suci, sehingga mustahil untuk menghilangkan fakta agung ini.
Akhirnya
Iblis dan para pengikutnya bersorak-sorai hanya sementara saja dan kesenangan
itu merupakan kemenangan semu. Sebab akhirnya terjadi kemenangan sejati, yakni
Kristus bangkit dan mengalahkan musuh-Nya. Kemenangan itu terjadi tepat pada
hari PASKAH dan merupakan hari Minggu pagi, yang merupakan hari kemenangan bagi
setiap orang percaya. Jadi setiap orang yang percaya pada fakta agung ini
adalah pemenang sebab telah menang bersama Yesus dan mengalahkan kuasa maut.
Karena itu hari ini Anda orang menang, dan dijadikan pemenang. Jadi harus
memiliki mentalotas pemenang dan selalu harus menang dari semua persoalan.
Apakah Anda yakin bahwa Anda orang menang dan pemenang?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar