INJIL KESELAMATAN
Oleh:
Ev. Lenis Kogoya
“…. Lalu Ia
berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil
kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan,
tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum… Sesudah Tuhan Yesus berbicara
demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan
Allah. Merekapun pergilah memberitakan
Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu
dengan tanda-tanda yang menyertainya." (Mrk. 16:15-16, 19-20).
Segala
sesuatu yang ada di bumi ini baik adanya, bahkan segala pekerjaan atau
aktivitas yang kita lakukan sekarang ini sesungguhnya sangat baik jika
dilakukan untuk mendatangkan kebaikan dan keunutungan baik bagi kehidupan masa
sekarang maupun yang akan datang di dalam dunia ini. Sebab tidak ada sesuatu yang tidak berasal
dari Dia, segala sesuatu berasal daripada-Nya
(Rm. 11:36; bnd. Ul. 32:39). Dan Ia menghendaki agar semuanya itu
dinikmati, dilakukan dan diperjuangkan oleh umat manusia. Namun menjadi
persoalan adalah jika dinikmatinya tanpa mengetahui siapa sumbernya, dan tanpa
mengenal Dia sebagai satu-satunya penyelamat dunia. Sebab akan menjadi sia-sia
belaka jika semuanya itu diperjuangkan dan dinikmati tanpa mengenal dan
melibatkan Allah di dalam Yesus Kristus (lih: Yak. 4:13-15; bnd. Pkh. 1).
Sesuatu yang
paling penting dan bernilai kekal di dalam dunia ini adalah Yesus Kristus.
Karena itu setiap orang hendaknya percaya dan menerima Dia sebagai satu-satunya
Tuhan dan Juruselamat hidupnya, sehingga memastikan posisinya yang bernilai
kekal sejak dini. Tidak ada sesuatu yang dapat menyebabkan dirinya menjadi
pribadi yang bernilai dan berdampak kekal jika hidupnya berada di luar Kristus.
Sebab di dalam kolom langit ini hanya Dia (Kis. 12:4), yang melalui-Nya manusia
diselamatkan dan mendapat pengampunan doa. Hanya Dia satu-satunya jalan
keselamatan penyelamatan manusia, yang disediakan Allah, yang sesuangguhnya
telah menjadi rahasia Allah bagi generasi dahulu, yang disingkapkan bagi
generasi sekarang (Ef. 3:7-12).[1]
Misteri itu adalah Yesus Kristus dan karya penyelamatan, yang melaluinya
manusia memperoleh pengampunan dosa. Karena itu setiap orang akan diselamatkan
jika percaya dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat atas hidupnya.
Ingat
saudaraku, karya penyelamatan Allah itu bersifat universal, yakni karya
penyelamatan bagi banyak orang , namun akan menjadi rill dan personal ketika
percaya dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia (bnd. Yoh. 3:16). Denyut
hati Allah yang sesungguhnya adalah Kabar Pengampunan Dosa harus didengarkan kepada
setiap telinga, agar mendengar dan membuat respon oleh setiap orang. Oleh
karena itu, setiap orang percaya dipercayakan membawa dan melakukan tugas agung
ini kepada setiap orang, yakni setiap suku, etnis, kelompok, tempat, daerah,
wilayah, pulau, negara sampai ke ujung bumi atau ke setiap telinga yang belum
mendengar. Berita Injil Keselamatan dan penghukuman dunia harus disampaikan
sebelum tiba waktunya.
Celaka jika
berita itu tidak disampaikan dan menyebabkan orang mendapat penghukuman Allah. Jadi
tidak ada alasan yang menyebabkan setiap orang percaya untuk tidak memberitakan
kabar keselamatan. Setiap orang harus mendengar kabar ini sebelum tiba saatnya.
Namun beberapa LANGKAH PENTING untuk direnungkan, yaitu: bagimana orang
mendengar kalau tidak ada yang memberitakannya?, bagaimana orang mau
memberitakan kalau tidak ada yang bersedia
dan mau pergi? Bagaimana mau pergi kalau tidak ada yang menutus? Bagaimana
mengutus orang kalau tidak ada program dan tidak sarana pendukung? Bagaimana
berita keselamatan didengarkan dan setiap orang membuat keputusan kalau tidak
ada yang beroda?. Jadi pertanyaan penting di sini adalah “bagaimana orang
mendegar kalau tidak ada yang memberitakannya?,” sebab iman itu timbul dari pendengaran ( Rm
10:17).
[1]
Misteri bagi generasi lama adalah orang Yahudi, tetapi telah disingkapkan bagi
gereja, yakni Injil Keselamatan atau karya pengampunan dosa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar